BID'AH HASANAH بِدْعَةٌ، وَنِعْمَتِ الْبِدْعَةُ .

SHOLAT DLUHA BID'AH HASANAH بِدْعَةٌ، وَنِعْمَتِ الْبِدْعَةُ .

Tuesday, 19 September 2017

*Ali bin Abi Thalib, pernah datang dan berdakwah di Garut, Cirebon, Jawa Barat (Tanah Sunda), Indonesia, tahun 625 M. [1]* 👉 *Ja'far bin Abi Thalib, berdakwah di Jepara, Kerajaan Kalingga, Jawa Tengah (Jawa Dwipa)


Copas dari Awit Maulana .." MENGUNGKAP FAKTA SEJARAH MASUKNYA ISLAM KE TANAH NUSANTARA" Keterangan Foto ; Makam Papan Tinggi Barus (5) YUK BIAR GAK DIKADALIN TERUS, KITA BACA INI SAMPAI TUNTAS. Bapak/Ibu,Mas/Mbak, Abang/Kakak, Kanda/Yunda Yang berada di Spanyol dan Inggris. Mohon bantuan untuk melihat dokumen pada perpustakaan yang ada di artikel di bawah ini. TERNYATA ISLAM MASUK INDONESIA BUKAN DARI PEDAGANG GUJARAT (VERSI BELANDA). YANG BENAR ISLAM DI PERKENALKAN OLEH ROSULULLOH TH 625 M MELALUI UTUSAN ALI BIN ABI THALIB DLL *Maa Syaa Alloooh... Fakta Sejarah Mencengangkan. Rekam Jejak Dakwah Para Shahabat Nabi di Indonesia* (Ini rangkuman taushiyah Ustd. Dr. Haikal Hassan tentang Peradaban Islam di Indonesia. Berikut ini cuplikannya: ==================== *FAKTA SEJARAH ISLAM DI INDONESIA YG DIBELOKKAN OLEH BELANDA !!* 🕋🕌🕋🕌🕋🕌🕋🕌 *SEJARAH ISLAM PERTAMA KALI MASUK KE INDONESIA, YG BELUM DIKETAHUI OLEH UMAT ISLAM* Mau tanya, adakah diantara kita yg pernah membaca buku sejarah bahwa Sahabat Nabi Ali bin Abi Talib pernah ke Jepara Indonesia? ==================== 💎 *Islam masuk ke indonesia pada kekhalifahan Generasi Terbaik (Khulafaur Rasyidin)* 💎 ➡ *Islam pertama kali masuk ke indonesia BUKAN melalui jalur perdagangan dan bukan dalam hal perekonomian*. ➡ *Allah Subhanahu Wa Ta'ala menegaskan tentang wilayah dakwah Nabi Muhammad ﷺ :* وَماَ أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ - 🌿 *"Dan Kami (Allah) tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam". (Qs. AL-Anbiya:107)* 👉 *Ali bin Abi Thalib, pernah datang dan berdakwah di Garut, Cirebon, Jawa Barat (Tanah Sunda), Indonesia, tahun 625 M. [1]* 👉 *Ja'far bin Abi Thalib, berdakwah di Jepara, Kerajaan Kalingga, Jawa Tengah (Jawa Dwipa), Indonesia,sekitar tahun 626 M. [2]* 👉 *Ubay bin Ka'ab, berdakwah di Sumatera Barat, Indonesia, kemudian kembali ke Madinah. Sekitar tahun 626 M. [3]* 👉 *Abdullah bin Mas'ud, berdakwah di Aceh Darussalam dan kembali lagi ke Madinah sekitar tahun 626 M. [4]* 👉 *'Abdurrahman bin Mu'adz bin Jabal, dan putera-puteranya Mahmud dan Isma'il, berdakwah dan wafat dimakamkan di Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara sekitar tahun 625 M. [5]* 👉 *Akasyah bin Muhsin Al-Usdi, berdakwah di Palembang, Sumatera Selatan dan sebelum Rasulullah Wafat, ia kembali ke Madinah sekitar tahun 623 M. [6]* 👉 *Salman Al-Farisi, berdakwah Ke Perlak, Aceh Timur dan Kembali Ke Madinah sekitar tahun 626 M. [7]* *"keterangan: ( [1] s/d[7] bisa dilihat dibawah, di footnote)"* ♨ Seperti yg kita ketahui sebelumnya *_di pelajari di sekolah bahwa islam datang melalui pedagang gujarat india_*. *Padahal bukan seperti Itu, ini adalah TEORI PARA KAFIR,* Ini cara para orientalis, yang *disebarkan oleh orientalis terkemuka Belanda, yg pertama kali bernama "J. Pijnapel" lalu "Snouck Hurgronje" yg notebene "ingin menghancurkan Islam" untuk menutupi sejarah bahwa Indonesia adalah bagian pada kekhilafahan Utsman bin affan*. *_Oleh karena itu Indonesia patut diperhitungkan_*. 📝*_Demi mencapai tujuannya itu, ia mempelajari bahasa Arab, mengaku sebagai seorang Muslim, dan bahkan mengawini seorang Muslimah, anak seorang tokoh di zamannya_ 🔎 *Sebuah artefak ditemukan* bahwa saat itu di indonesia tepatnya dipulau jawa yaitu *KALINGGA, Jepara.* *Pada tahun 640-650 M ada sebuah kerajaan yg ratunya adil bernama RATU SIMA dan anaknya bernama RATU JAYISIMA.* 🌟Ketika itu ada seorang dari tanah arab yg diutus *pada masa Utsman bin Affan dari BANI UMAYYAH. Bani Umayyah adalah kekhalifahan Islam pertama (Muawiyah bin Abu Sofyan) setelah masa Khulafar Rasyidin.* *Lalu singgah di Kalingga-Jepara, kemudian Ratu Sima dan Putrinya masuk islam dan memerintah dari tahun 646-650 M, dan islam belum berkembang saat itu, lalu ditandai adanya surat-menyurat atau korespondesi antara Ratu Sima pada masa Bani Umayyah untuk di datangkan guru-guru untuk berdakwah.* *Surat-surat mereka sekarang tersimpan di MUSEUM GRANADA, SPANYOL.* Indonesia adalah salah satu *sasaran atau tujuan sahabat-sahabat nabi untuk berdakwah.* ↪ Setelah masa kekhalifahan Utsman Bin Affan, lalu Ali bin Abu Thalib & kemudian *di gantikan oleh tabi'in UMAR BIN ABDUL AZIZ yg memerintah pada tahun 711 M*. ➿ Pada 7 tahun kemudian *tepatnya 718 M, Khalifah UMAR BIN ABDUL AZIZ & anaknya ABDUL MALIK telah menginjakan kaki di Palembang - Sumatra Selatan*. ➿ Pada waktu itu *Palembang dipimpin oleh seorang Raja Sriwijaya yg bernama RAJA SRINDRA VARMA.* *Ternyata dakwah Umar bin Abdul Aziz membuat Raja tertarik lalu masuk islam.* 📌Terbukti *di makamnya tertuliskan kalimat Lailla hailallah Muhammad Rasulullah*. Lalu di tandai juga ada *surat-menyurat (korespondensi) antara Raja Srindra Varma dengan khalifah Umar bin Abdul Aziz* yg juga untuk meminta didatangkannya para guru untuk berdakwah. *Yg kini surat-suratnya di simpan di Museum Oxford, inggris.* ✊ *Setelah Rasulullah ﷺ wafat, sahabat-sahabat nabi menyebar keseluruh penjuru dunia untuk berdakwah profesi mereka yg utama pada waktu itu.* ↪ *Benarlah akan nubuwah Rasulullah ﷺ bersabda:* *"Aku berwasiat kepada kalian untuk bertaqwa kepada Allah dan mendengar serta taat (kepada pemerintahan Islam) walaupun yang memimpin kalian adalah seorang hamba sahaya dari negeri Habasyah.* *Sesungguhnya barangsiapa hidup sesudahku niscaya dia akan melihat banyak perselisihan, maka wajib atas kalian berpegang dengan sunnahku dan sunnah Khulafaur Rasyidin yang mendapat petunjuk sesudahku*. *"Berpeganglah kalian dengannya dan gigitlah ia dengan gigi gerahammu serta jauhilah oleh kalian perkara agama yang diada-adakan karena semua yang baru dalam agama adalah bid’ah dan semua bid’ah adalah sesat.”* 📃 *_(HR Ahmad,Abu Dawud,Tirmidzi,Dzahabi dan Hakim, disahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih Al jami’ no. 2549)_* ☝ *Sejak 633 M* *Rasulullah ﷺ wafat⤵* *_(maka khulafaur Rasyidin yg memimpin)_* *~Thn 634 M kekhalifahan Abu Bakar = 2 thn* *~Thn 644 M kekhalifahan Umar Bin Khattab = 10 thn* *~Thn 657 M kekhalifahan Utsman Bin Affan = 13 thn* *~Thn 661 M kekhalifahan Ali Bin Abi Thalib = 5 thn.* *_Jadi totalnya adalah selama 30 thn._* ➡ *Inilah 30 tahun masa khilafah ala manhaj nubuwwah, seperti disebutkan oleh Nabi shallalahu alaihi wa sallam*. 🌟 *Bahwa kehebatan & keistimewaan Nabi Muhammad ﷺ dalam memimpin strategi dakwah islam ke seluruh dunia*. *Dengan mendalami atau memahami sejarah maka Aqidah kita akan lurus yg harus dibarengi dengan akhlakul karimah.* *_Semoga Bermanfaat...Wa billahi taufiq walhidayah.._* ▫▫▫▫▫▫▫▫▫ *Perlu diketahui:* ➰ Bilal Bin Rabbah tidak dimakamkan di Saudi Arabia melainkan di Damascus. ➰ Sa'ad Bin Abi Waqas tidak dimakamkan di madinah atau mekkah melainkan di Guang Zsu (Cina). ➰ Abu Kasbah berdakwah dan dimakamkan di Tiongkok. ~~~~~~~~~~☆~~~~~~~ *🔹Footnote:* [1] Sumber: H. Zainal Abidin Ahmad, Ilmu politik Islam V, Sejarah Islam dan Umatnya sampai sekarang, 1979; Habib Bahruddin Azmatkhan, Qishshatud Dakwah Fii Arahbiliyyah (Nusantara), 1929, h.31; S. Q. Fatini, Islam Comes to Malaysia, Singapura: M. S. R.I., 1963, hal. 39) [2] Sumber: Habib Bahruddin Azmatkhan, Qishshatud Dakwah Fii Arahbiliyyah (Nusantara), 1929, h.33) [3] Sumber: Habib Bahruddin Azmatkhan, Qishshatud Dakwah Fii Arahbiliyyah (Nusantara), 1929, h.35 [4] Sumber: G. E. Gerini, Futher India and Indo-Malay archipelago [5] Sumber: Habib Bahruddin Azmatkhan, Qishshatud Dakwah Fii Arahbiliyyah (Nusantara), 1929, h.38 [6] Sumber: Habib Bahruddin Azmatkhan, Qishshatud Dakwah Fii Arahbiliyyah (Nusantara), 1929, h.39; Pangeran Gajahnata, Sejarah Islam Pertama Di Palembang, 1986; R.M. Akib, Islam Pertama di Palembang, 1929; T. W. Arnold, The Preaching of Islam, 1968. [7] Sumber: Habib Bahruddin Azmatkhan, Qishshatud Dakwah Fii Arahbiliyyah (Nusantara), 1929, h.39. 🔘 Asy-Syaikh As-Sayyid Shohibul Faroji Azmatkhan Al-Hafizh (Syekh Mufti Kesultanan Palembang Darussalam) 🔘 Prof. Dr. HAMKA; Dari Perbendaharaan Lama; Pustaka Panjimas; cet. III; Jakarta; Semoga bermanfaat.. Aamiin Aamiin Ya Rabba'alamiin..

Friday, 8 September 2017

(TAUHIDUL AF'AL)-"Tuhan tidak merubah nasib sesuatu kaum sehingga kaum itu merubah nasib mereka sendiri". Haruslah berhubung kepada; "tauhid", berdaya kah kita merubah nasib ? sedang hendak melangkah kaki pun tak mampu tanpa izinNYA ...


TAUHIDUL AF'AL ... Rasulullah saw berkata kepada Ibnu Mas'ud :- " hai ibnu msau'd tahu kah anda tafsiran kalimat " la haula wa la quwata illa billah " ??? Aku ( ibnu mas'ud ) menjawab: “tidak” .... Lalu rasul berkata := " tidak ada daya menolak maksiat dan tidak ada kekuatan untuk taat kepada Allah melainkan dengan pertolongannya juga ... Kemudian dipukulnya peha ku dengan tangan beliau seraya berkata := demimkian tafsirnya yang dibertihu jibril pada ku ... Hadis diatas dikaitkan dengan firman Allah pada surah “As - shoffat , 96”. Bermaksud ; Allah mencipta kamu dan apa-apa yang kamu perbuat baik & buruk ”. Maka nyata lah pada yang berma'rifat ia memandang setiap yang bergerak merupakan af'al Allah ( perbuatan Allah )..... Meng-Esakan Allah pada segala perbuatan , maksudnya pandang lah dengan syuhud hati dan i'tiqad yang putus dan dengan haqqul yaqin bahawa segala perbuatan dan segala gerak dialam ini baik yang datang dari diri kita sendiri atau semua makhluk dialam ini adalah af'al Allah .... Pertanyaan/Soalan := Tetapi ada ayat yang bermaksud :- " Tuhan tidak merubah nasib sesuatu kaum itu sehingga kaum itu merobah diri mereka sendiri?”. Bukan kah ayat ini menjelaskan kita ada perbuatan sendiri ? Jawab := Sebelum ayat -ayat al-quran diturunkan selama 22 tahun nabi mengajar tauhid ( mengenal Allah ) , sabda nabi “Awaluddin makrifatullah " Mula-mula agama mengenal Allah . Kemudian baru ayat-ayat diturunkan peringkat demi peringkat .Nah ketika ayat - ayat quran turun para sahabat sudah mantap dalam tauhidnya .. Lalu ayat- "Tuhan tidak merubah nasib sesuatu kaum sehingga kaum itu merubah nasib mereka sendiri". Haruslah berhubung kepada; "tauhid", berdaya kah kita merubah nasib ? sedang hendak melangkah kaki pun tak mampu tanpa izinNYA ... Oleh yg demikian ketika membaca ayat tersebut, maka memandang lah pada tauhid bahwa kita tidak berdaya ... Berubahnya nasib pada ZAHIRNYA ( perbuatan kita ) namunpada hakikatnya kehendak " af'al " Allah juga .... Ketika nabi melepaskan beribu - ribu anak panah pada peperangan badar , maka turun lah ayat bermaksud := " bukan engkau memanah ketika engkau memanah ( muhammad ) tetapi Allah yang memanah ( Al-Anfal : 17 ) dilain ayat Allah berfirman : “Kamu tidak membunuh mereka (muhammad) tetapi Allah lah yg membunuh ... Jadi maksudnya; pada zahirnya perbuatan muhammad, namun pada hakikatnya kehendak Allah yg berlaku ... Nabi pun tidak berdaya mengangkat panah tanpa izinNYA ... Suatu ketika madinah dilanda kemarau yang panjang dan menyebarkan penyakit berjangkit ( ta'un ).. pada ketika itu saidina umar memegang tampok pemerintahan ... lalu datanglah sahabat berjumpa saidina umar lalu berkata : " wahai amirul mukminan mari berpindah ( berikhtiar katakan ) ketempat yang selamat ". lalu dijawab sayyidina umar :" kita berpindah dari taqdir Allah kepada taqdir Allah " Nah dimana perbuatan kita ( merubah )..? perbuatan ingin "berpindah" itu pun rupanya taqdir Allah (ketetapan Allah ). Maka deminkian juga ayat “sehingga kita merubah nasib kita sendiri " .. Maka itu pun ketentuan Allah ... Konon akal dikatakan yang " memilih " buruk dan baik ....Tetapi siapakah yang memberi ilham pada akal itu ????? Adakah ilham itu kita cipta sendiri ?? Berdaya kah kita mencipta fikiran atau yg kita fikir itu ?? jawabnya ; Fikiran itu datang dengan sendiri .. Allah berfirman := " Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu kefasikan dan ketaqwaan ( asy syam , ( 91 ) : 8 ). BERDOA ITU PUN SEBENARNYA SUDAH SEBAHAGIAN DARI TAQDIR ALLAH .. DIA ALLAH MENTAQDIRKAN KITA BERDOA , DENGAN DOA KITA MAKA ALLAH MENCEGAH MUSIBAH DARI KITA , DENGAN KATA LAIN KITA MENOLAK TAQDIR ALLAH DENGAN TAQDIR ALLAH ...... Jadi ayat " tuhan tidak merubah nasib sesuatu kaum itu sehingga kaum itu merubah nasib mereka sendiri" memang lah benar... Sungguh benar firman Allah .. Sehingga ramai berkata (berbaik sangka lah dgn Allah ). Berbaik sangka itu memang benar namun ayat itu harus berhubung dengan tauhid.... Ayat itu indah dan "cover line" rahasia Allah ... Dan kita akan menyetujuinya agar tidak berburuk sangka dgn Allah .. Tetapi dalam kita berbaik sangka dengan Allah jangan pula kita sampai " menduakan kuasa Allah " Wallahu A'lamu Bishshowaaab.... Wallahul Muawafiq Ila Aqwamththoriq,,,tsummmassalamu Alaikum Warohmatullohi Wabarokaatuh..

Thursday, 7 September 2017

Sesungguhnya, Hidup di Dunia Bersama, Di Jannah pun Bersama. In Syaa Allah Husnul Khotimah. Hadiah Terbaik Untuk Istri.. Bukan hadiah emas berlian.. B


bersama Yuniur Effendi dan Petraadrinal. #Duka_dari_Kota_Mekkah fb.me/FitriaArmina13 Kisah Romeo dan Juliet Yg Sesungguhnya, Hidup di Dunia Bersama, Di Jannah pun Bersama. In Syaa Allah Husnul Khotimah. Hadiah Terbaik Untuk Istri.. Bukan hadiah emas berlian.. Bukan keliling dunia bertamasya.. Bukan tempat romantis bersantap malam.. Salah satu Hadiah Terbaik Istri.. Suami bekerja berpeluh, Sangat berusaha menghadiahkan tiket dan tempat Haji atau Umrah bersama... Bersama bergandengan saat Thawaf.. Berlari bersama saat Sa'i.. Bersimpuh bersama depan Ka'bah.. Memohon dan bermunajat bersama Agar bahtera keluarga Berkah.. Cinta mereka berdua, Tidak selesai begitu saja..Ka'bah Terpisah oleh maut.. Tapi cinta abadi bersama.. Di surga tertinggi Firdausil A'la.. Karena Cinta Sejati, Bukan sehidup semati.. Tetapi sehidup se-Surga ... Cinta karena Allah .. Itulah yang Abadi ...😭😭 ****************************** Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un.. Duka mengiringi hari-hari akhir jemaah haji Embarkasi Solo. Kelompok Terbang (Kloter) 36 Embarkasi Solo berduka. Pasangan suami-istri (pasutri) asal Gonilan, Kartasura, Sukoharjo, Sudarso, 82, dan Sumiyati, 72, secara beruntun dalam selang sehari meninggal dunia di Tanah Suci seusai memenuhi kewajiban haji. Mbah Putri Sumiyati yang sejak awal keberangkatannya dari Embarkasi Solo telah terlihat lemah di kursi roda, mendahului suaminya menghadap Sang Khalik pada Minggu (3/9/2017) siang waktu Arab Saudi di Mina. Sementara Mbah Darso, yang selalu setia mendampingi sang istri mengembuskan napas terakhir, Senin (4/9/2017) sekitar pukul 04.45 di maktab hotel Mekah. Keduanya kini telah dimakamkan di pemakaman umum di Mekah Al Mukaromah. #Saya_ikhlas_tetapi_lebih_baik_kalau_saya #bersama_Sumiyati "Begitu kata Mbah Darso"😭 Kalimat itu diucapkan Mbah Darso, sesaat setelah mbah Sumiyati menghembuskan napas terakhirnya di tenda maktab 54 Mina. “Tuhan punya kehendak" Yaa Allah Yaa Rahman Yaa Rahiim....wafatkanlah mbah Darso dan mbah Sumiyati secara Husnul Khotimah Yaa Alllah, semoga beliau berdua menjadi haji yg mabrur dan mabruroh😢 Aamiin Aamiin Yaa Allah... Aamiin..Aamiin Yaa Rabbal Alamiin

Penyakit kaki gajah yang dideritanya memaksanya harus berjalan dengan mengesot. Kondisi gubuknya sangat memprihatinkan.


Tak bakal ada yang menyangka di balik rimbunnya hutan jalan hauling di salah satu area pertambangan Desa Jembayan, Loa Kulu, Kutai Kartanegara, ada seorang kakek yang tinggal di sebuah gubuk yang sangat jauh dari kata layak untuk dihuni. Beliau berumur 80 tahun. Berasal dari Amuntai, sempat menetap di Loa Tebu sebelum akhirnya tinggal di tempatnya yang sekarang ini dihuninya sejak 2 tahun terakhir. Penyakit kaki gajah yang dideritanya memaksanya harus berjalan dengan mengesot. Kondisi gubuknya sangat memprihatinkan. Berukuran sangat sangat kecil, beratap seng dan rangka potongan kayu. Sehari-harinya kakek ini bertahan hidup dari berjualan pisang yang tumbuh di seputaran gubuk reotnya. Terkadang warga atau karyawan perusahaan tambang di sekitar tempat tinggalnya turut memberikan makanan untuk sang kakek. Menurut informasi warga, kakek ini berkali-kali diajak pindah ke tempat lain yang lebih layak namun menolak. Tawaran untuk berobat pun tidak diterimanya. Beliau ingin tetap berada di sana, "menjaga" kebun pisangnya. Saya dan beberapa rekan sore tadi meninjau langsung ke lokasi dengan membawa serta beberapa kebutuhan pokok untuk si kakek. Dikuatirkan gubuknya semakin sempit maka barang-barang tersebut saya titipkan kepada mas Irvan dan rekan-rekannya dari PT. ABP Energy untuk bisa disimpan, dikelola dan diberikan secara berkala untuk si kakek. Terima kasih banyak juga sudah mendampingi kami selama berada di lokasi. Terkait gubuk yang tidak layak huni tersebut saya sudah berdiskusi dengan mas Irvan dan kawan-kawan agar bisa dibuatkan yang lebih layak. Namun harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan pemilik lahan. Untuk pemerintah setempat, dalam hal ini wilayah Desa Jembayan, Loa Kulu, Kutai Kartanegara, dimohon agar kakek ini bisa dibantu pengobatan atas penyakit kaki gajah yang dideritanya dan juga relokasi tempat tinggal yang lebih layak untuk dihuni. Sudah sepatutnya manula dengan kondisi memprihatinkan seperti ini mendapatkan perhatian khusus.

Mengolok-olok Agama dan Melecehkan Kehormatannya Mengolok-olok agama hukumnya adalah murtad dan keluar dari agama secara keseluruhan. Allah Subhanahu waTa’ala berfirman,


2.5 Mengolok-olok Agama dan Melecehkan Kehormatannya Mengolok-olok agama hukumnya adalah murtad dan keluar dari agama secara keseluruhan. Allah Subhanahu waTa’ala berfirman, Mengolok-olok ada dua macam: Secara terus terang dan secara tidak terus terang. . Ayat ini menunjukkan bahwa mengolok-olok Allah Subhanahu waTa’ala adalah kekufuran, mengolok-olok Rasul adalah kekufuran, dan mengolok-olok ayat-ayat Allah Subhanahu waTa’ala adalah kekufuran. Karena itu, barangsiapa mengolok-olok salah satu dari perkara tersebut berarti ia telah mengolok-olok semuanya. Apa yang terjadi pada orang-orang munafik adalah mereka mengolok-olok Rasul dan para sahabatnya, lalu turunlah ayat ini. Mengolok-olok ada dua macam: Secara terus terang dan secara tidak terus terang. Pertama, mengolok-olok secara nyata (terus terang), seperti yang karenanya ayat di atas turun. Yakni ucapan mereka belum pernah kami melihat seperti para ahli baca al-Qur'an ini, orang yang lebih buncit perutnya, lebih dusta lisannya dan lebih pengecut dalam peperangan, atau ucapan-ucapan lain yang bersifat pengolok-olok. Seperti ucapan sebagian mereka, 'Agama kalian ini adalah agama kelima'. Atau ucapan mereka yang lain, 'Agama kalian adalah agama kuno’. Atau ucapan sebagian lain jika melihat orang-orang yang memerintahkan kebaikan dan melarang kemungkaran,'Telah datang kepada kalian ahli agama' Semuanya dalam nada mengejek mereka atau ucapan-ucapan lain yang tidak terhitung kecuali dengan susah payah yang lebih besar dari ucapan yang karenanya ayat di atas turun kepada mereka. Kedua, mengolok-olok secara tidak terus terang dan contohnya banyak tidak terhitung. Seperti dengan mengedipkan mata, menjulurkan lidah, memonyongkan bibir, meremehkan dengan isyarat tangan ketika membaca Kitabullah atau Sunnah RasulNya, atau ketika melakukan amar ma'ruf nahi mungkar. Termasuk di dalamnya adalah apa yang diucapkan oleh sebagian mereka bahwa Islam tidak sesuai untuk abad 20, tetapi hanya cocok dan sesuai untuk abad-abad pertengahan, Islam adalah terbelakang dan kuno, di dalamnya terdapat kekerasan dan kebengisan dalam memberikan hukuman Had dan sangsi, Islam menganiaya wanita dan hak-haknya karena membolehkan menceraikannya dan berpoligami. Juga termasuk ucapan mereka, memutuskan hukum dengan undang-undang buatan manusia lebih baik daripada berhukum dengan Islam. Mereka juga memberikan kepada orang yang menyeru kepada tauhid dan mengingkari ibadah kepada keburukan-keburukan dengan julukan ekstrimis, atau ingin memecah belah jama'ah umat Islam. Atau mengatakan, "Ini adalah wahabi atau madzhab kelima," serta ucapan-ucapan lain yang kesemuanya merupakan pelecehan terhadap agama dan pemeluknya, serta olok-olok terhadap akidah yang benar, la haula wala quwwata illa billah.Termasuk di antaranya adalah olok-olok mereka terhadap orang yang berpegang teguh dengan sunnah Rasulullah shallallaahu ‘alahi wasallam seraya mengatakan, "Agama itu tidaklah di rambut," sebagai olok-olokan terhadap orang yang memanjangkan jenggotnya, serta ucapan-ucapan buruk lainnya. 

2.5 Mengolok-olok Agama dan Melecehkan Kehormatannya Mengolok-olok agama hukumnya adalah murtad dan keluar dari agama secara keseluruhan. Allah Subhanahu waTa’ala berfirman, Mengolok-olok ada dua macam: Secara terus terang dan secara tidak terus terang. . Ayat ini menunjukkan bahwa mengolok-olok Allah Subhanahu waTa’ala adalah kekufuran, mengolok-olok Rasul adalah kekufuran, dan mengolok-olok ayat-ayat Allah Subhanahu waTa’ala adalah kekufuran. Karena itu, barangsiapa mengolok-olok salah satu dari perkara tersebut berarti ia telah mengolok-olok semuanya. Apa yang terjadi pada orang-orang munafik adalah mereka mengolok-olok Rasul dan para sahabatnya, lalu turunlah ayat ini. Mengolok-olok ada dua macam: Secara terus terang dan secara tidak terus terang. Pertama, mengolok-olok secara nyata (terus terang), seperti yang karenanya ayat di atas turun. Yakni ucapan mereka belum pernah kami melihat seperti para ahli baca al-Qur'an ini, orang yang lebih buncit perutnya, lebih dusta lisannya dan lebih pengecut dalam peperangan, atau ucapan-ucapan lain yang bersifat pengolok-olok. Seperti ucapan sebagian mereka, 'Agama kalian ini adalah agama kelima'. Atau ucapan mereka yang lain, 'Agama kalian adalah agama kuno’. Atau ucapan sebagian lain jika melihat orang-orang yang memerintahkan kebaikan dan melarang kemungkaran,'Telah datang kepada kalian ahli agama' Semuanya dalam nada mengejek mereka atau ucapan-ucapan lain yang tidak terhitung kecuali dengan susah payah yang lebih besar dari ucapan yang karenanya ayat di atas turun kepada mereka. Kedua, mengolok-olok secara tidak terus terang dan contohnya banyak tidak terhitung. Seperti dengan mengedipkan mata, menjulurkan lidah, memonyongkan bibir, meremehkan dengan isyarat tangan ketika membaca Kitabullah atau Sunnah RasulNya, atau ketika melakukan amar ma'ruf nahi mungkar. Termasuk di dalamnya adalah apa yang diucapkan oleh sebagian mereka bahwa Islam tidak sesuai untuk abad 20, tetapi hanya cocok dan sesuai untuk abad-abad pertengahan, Islam adalah terbelakang dan kuno, di dalamnya terdapat kekerasan dan kebengisan dalam memberikan hukuman Had dan sangsi, Islam menganiaya wanita dan hak-haknya karena membolehkan menceraikannya dan berpoligami. Juga termasuk ucapan mereka, memutuskan hukum dengan undang-undang buatan manusia lebih baik daripada berhukum dengan Islam. Mereka juga memberikan kepada orang yang menyeru kepada tauhid dan mengingkari ibadah kepada keburukan-keburukan dengan julukan ekstrimis, atau ingin memecah belah jama'ah umat Islam. Atau mengatakan, "Ini adalah wahabi atau madzhab kelima," serta ucapan-ucapan lain yang kesemuanya merupakan pelecehan terhadap agama dan pemeluknya, serta olok-olok terhadap akidah yang benar, la haula wala quwwata illa billah.Termasuk di antaranya adalah olok-olok mereka terhadap orang yang berpegang teguh dengan sunnah Rasulullah shallallaahu ‘alahi wasallam seraya mengatakan, "Agama itu tidaklah di rambut," sebagai olok-olokan terhadap orang yang memanjangkan jenggotnya, serta ucapan-ucapan buruk lainnya. 

Wednesday, 6 September 2017

Barang siapa berjalan (memandang) pada ilmu syari'at saja maka akan tersesat. Dan Barang siapa berjalan (memandang) pada ilmu tasoww


•Fiqh/Syari'at vs Ma'rifat/Haqiqot• Barang siapa berjalan (memandang) pada ilmu syari'at saja maka akan tersesat. Dan Barang siapa berjalan (memandang) pada ilmu tasowwuf/haqiqot maka akan tertutup dari dosa dan akan berfahala. Semisal berjalan menuju Alam pegunungan yang PENUH dengan kebesaran, keindahan dan keajaiban, ketika memandang dengan hakikat“La Maujuda Bihaqqin Illallahu”, maka akan timbullah kekuasaan Dan kebesaran Allah SWT sang maha pencipta, Dan Merasa lemah (dlo'if) lah seorang makhluk. JIKA perkara syariat dan hakikat berpadu maka semakin dekatlah (taqorrub) hingga ma'rifatlah pandangannya seorang hamba tadi, maka segala sesuatunya yang Ada dalam pandangannya akan menjadi fana' terkecuali Allah saja yang kekal (baqo'). SEMOGA Allah senantiasi membimbing kita kejalan yang benar dan di ridloi. Wallaahul muwafiq Ila Aqwamitthoriq.. --- FEKAH VS TASSAWWUF .. SYARIAT VS HAKIKAT .... Barang siapa yang berjalan pada ilmu fekah / syariat , sekiranya ia memandang pada wanita yang sexy dan cantik , cun melecun separti artis " PARIS HILTON " ( yg terbuka aurat lah katakan ) , maka pandangan itu jatuh kepada " dosa " , ia sudah ketetapan ilmu fekah / syariat .... Tetapi sesiapa yang berjalan pada ilmu tasawwuf / hakikat maka pandangannya itu tertutup dari " dosa " , kerana :- 1 / mereka yang berjalan pada ilmu tasawwuf / hakikat ketika memandang , ( memandang paris hilton yang sexy dan cun melecun terbuka aurat ) , hati mereka berbisik " subhanallah " , sungguh cantik " ciptaan mu " , aku terpesona memandang ciptaan mu yg indah , apa yang aku lihat " menyatakan " sifat mu yang " maha pencipta " , dan maha sempurna ... jadi disini pandangan kita itu adalah memuji kebesaranNYA ...memuji ia dengan sifat " maha pencipta .... 2 / mereka ( fana' ) dan tidak melihat pada zahirnya " paris hilton " yang sexy itu .... sebaliknya mereka memandang dari sudut hakikat ( dalaman )ia itu pada " diri disebalik diri " paris hilton itu yakni pada yang satu ia itu RUH ..... RUH yg menghidupkan paris hilton itu merupakan sifat bagi Allah swt .... ruh bukan lelaki atau wanita .... Ruh " satu " , tidak berbilang .... ruh tidak berbangsa - bangsa .... bangsa itu dan bangsa ini hanya lah zahir nya ketika dialam nyata .... ruh umpama wap dengan air panas ... wap bukan lah air panas tetapi ia tidak lain ( berasal dari air panas juga adanya .... Rasulullah bersabda :- " barang siapa melihat sesuatu namun tidak nampak Allah didalamnya , maka pandangan nya itu bathil dan sia - sia .... Jadi mereka memandang sambil bertauhid ...... " pandang satu pada yang banyak , pandang banyak dalam yang satu " .... Maka orang- orang yang bermakrifat arif billah itu sentiasa memandang Allah ... kerna segala sesuatu itu ada lah fana'... ia maujud kepada Allah yang hakiki dan fana' dibawah ujudNYA ....paris hilton itu melakon kan iradat Allah juga hendaknya.. namun pada hakikatnya " dia juga pelakon dan dia juga pengarah " ..... LAA MAUJUDA BIHAQQIN ILLALLAH .... tiada yang maujud dialam ini melainkan ALLAH ...... Lihat Terjemahan

“Kesembuhan bisa diperoleh dengan tiga cara: Dengan meminum madu, dengan pembekaman, dengan Kayy (besi panas), dan aku melarang umatku (menggunakan) pengobatan dengan besi panas.” (HR: Al Bukhari no. 5683, Ahmad, Ibnu Majah dan Al Bazzar). Keutamaan Al Qur’an : Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman : “Dan Kami turunkan dari Al Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman…


Hikmah Pengobatan Nabawi (Thibbun Nabawi) Dari Ibnu Abbas r.a, bahwasanya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Kesembuhan bisa diperoleh dengan tiga cara: Dengan meminum madu, dengan pembekaman, dengan Kayy (besi panas), dan aku melarang umatku (menggunakan) pengobatan dengan besi panas.” (HR: Al Bukhari no. 5683, Ahmad, Ibnu Majah dan Al Bazzar). Keutamaan Al Qur’an : Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman : “Dan Kami turunkan dari Al Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman…” (QS. Al Isra’: 82). “Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Rabbmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada…” (QS. Yunus : 57). Al Qur’an merupakan penyembuh yang sempurna diantara seluruh obat hati dan juga obat fisik, sekaligus sebagai obat bagi seluruh penyakit dunia dan akhirat. Tidak semua orang mampu dan punya kemampuan untuk melakukan penyembuhan dengan Al Qur’an. Jika pengobatan dan penyembuhan itu dilakukan secara baik terhadap penyakit, dengan didasari kepercayaan dan keimanan, penerimaan yang penuh, keyakinan yang pasti, terpenuhi syarat-syaratnya, maka tidak ada satu penyakitpun yang mampu melawan Al Qur’an untuk selamanya. Bagaimana mungkin penyakit-penyakit itu akan menentang dan melawan firman-firman Rabb bumi dan langit yang jika (firman-firman itu) turun ke gunung, maka ia akan memporak-porandakan gunung-gunung tersebut, atau jika turun ke bumi niscaya ia akan membelahnya. Oleh karena itu, tidak ada satu penyakit hati dan penyakit fisikpun melainkan di dalam Al Qur’an terdapat jalan penyembuhannya, sebab kesembuhan, serta pencegahan terhadapnya bagi orang yang dikaruniai pemahaman oleh Allah terhadap Kitab-Nya. Al Allamah Ibnul Qayyim Rahimahullah berkata : “Barangsiapa yang tidak dapat disembuhkan oleh Al Qur’an, berarti Allah tidak memberikan kesembuhan kepadanya. Dan barangsiapa yang tidak dicukupkan oleh Al Qur’an, maka Allah tidak akan memberikan kecukupan kepadanya.” (Lihat Zaadul Ma’aad karya Ibnul Qayyim, IV/6, IV/352). Keutamaan Ruqyah Syariyyah Pengobatan dengan cara ruqyah juga merupakan pengobatan yang sangat mujarab. Karena, sebuah doa jika tidak ada hal-hal yang menghalangi terkabulnya menjadi sarana yang cocok untuk menolak sesuatu yang kita benci dan mendatangkan apa yang kita harapkan. Doa juga merupakan obat yang sangat mujarab, apalagi bila disertai ilhah (rengekan agar permintaannya dikabulkan). Doa yang disertai ilhah akan mampu menolak dan menghilangkan musibah atau setidak-tidaknya dapat meringankan. (Lihat kitab Al Jawab Al Kafi, hal 22-25). Ruqyah juga memiliki khasiat medis yang tidak bisa diabaikan. Penyakit yang diderita seseorang bukan hanya disebabkan oleh sesuatu yang bersifat lahir, namun juga sesuatu yang bersifat tersembunyi. Maka pengobatan ruqyah merupakan cara terbaik untuk membersihkan tubuh seseorang dari segala pengaruh buruk yang timbul akibat gangguan setan, sihir, ‘ain (pandangan mata jahat), kesurupan jin, sengatan binatang berbisa, dll. Keutamaan Madu Allah Azza Wa Jalla berfirman: “Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.” (QS. An Nahl: 69). Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :“Hendaknya kalian menggunakan dua macam obat: madu dan Al Qur’an.” (HR: Ibnu Majah dan Al Hakim dalam Shahih-nya). Manfaat Madu : Mengobati perut melilit atau buang-buang air (HR: Al Bukhari, Muslim), membaguskan hafalan (Ibnul Jarir, Az Zuhri), menghilangkan kotoran pada usus dan pembuluh darah, menetralisir kelembaban tubuh Mencuci lambung, membersihkan lever, memperlancar buang air kecil dan mengobati batuk berdahak (Ibnul Qayyim). Juga dapat menyembuhkan Osteoporosis (tulang kropos), gangguan pencernaan, radang tenggorokan, migraine, pembersih muka (masker), jantung, pertumbuhan gigi, sulit tidur, luka bakar, anemia, meningkatkan daya tahan tubuh, keputihan, gatal-gatal/alergi, menambah nafsu makan, sariawan, menguatkan kandungan ibu hamil, melancarkan buang air kecil, menguatkan fungsi ginjal, menormalkan tekanan darah, menyuburkan peranakan, dll. Keutamaan Habbatussauda’ Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Hendaknya kalian mengkonsumsi Habbatus sauda’ (jintan hitam). Karena Habbatus sauda’ mengandung obat untuk segala jenis penyakit, kecuali As Saam (kematian).” (HR: Al Bukhari, Muslim, At Tirmidzi, Ahmad dan Ibnu Hibban). Ibnul Qayyim al Jauzi : Dapat membunuh bakteri, menghilangkan penyakit alopecia, kusta, demam, batuk berdahak, maag, nyeri haid, ASI tidak normal, dll. Selain itu juga dapat menyembuhkan penyakit liver, Ginjal, Tumor, Asam Urat, Kanker , Sakit gigi, Diabetes, Keputihan, ostereoporosis (Rapuh tulang), Paru-paru Rheumatik, penguat system kekebalan tubuh, membuang racun dalam tubuh, menghilangkan/mengurangi alergi, asma, bronchitis, memecah batu ginjal, memacu pertumbuhan rambut dan mencegah kerontokan, memperlambat proses penuaan sel, menormalkan tekanan darah, memperkuat daya konsentrasi, menyembuhkan impotensi, menyeimbangkan hormone, dll. Kandungan Habbatus Sauda : Crystalline Nigellone dan Arginine, Asam Alfa Linolenic dan Asam Linoleic, Karotin, 15 macam asam amino Protein, Karbohidrat, minyak Olatile, Kalsium, Sodium, Potasium, Magnesium, Selenium, Zat Besi, Vitamin A, B1, B2, B6, C, E, dan Niacin. Keutamaan Air Zam-Zam Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Air Zamzam itu penuh berkah. Ia merupakan makanan yang mengenyangkan (dan obat bagi penyakit).” (HR: Muslim IV/1922 no. 2473, Al Bazzar, Al Baihaqi dan Ath Thabrani). “Air Zamzam tergantung kepada tujuan diminumnya.” (HR: Ahmad III/357, 372, Ibnu Majah no.3062 dan lainnya). Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam pernah membawa air zamzam (didalam tempat-tempat air) dan ghirbah (tempat air dari kulit binatang), beliau menyiramkan dan meminumkannya kepada orang-orang yang sakit.” (HR: At Tirmidzi dan Baihaqi, lihat Silsilah Al Hadits Ash Shahihah no. 883). Keutamaan Bekam ( Hijamah ) Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Sesungguhnya sebaik-baik apa yang kalian lakukan untuk mengobati penyakit adalah dengan melakukan bekam.” (HR: Abu Dawud no. 3857, Ibnu Majah no. 3476, Al Hakim IV/410, Ahmad II/342 dari Abu Hurairah r.a). Dari Abdullah bin Mas’ud r.a., Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan ketika beliau di Isra’kan, tidaklah beliau melewati sekumpulan Malaikat, melainkan mereka meminta kami, “Perintahkanlah ummatmu untuk berbekam.” (HR: At Tirmidzi). Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa berbekam pada hari ke tujuh belas, sembilan belas, dan dua puluh satu (tahun Hijriyyah), maka ia akan sembuh dari segala macam penyakit.” (Shahih Sunan Abi Dawud, II/732). Manfaat Bekam : Dapat menyembuhkan Rabun mata dan Vertigo, penyakit yang berhubungan dengan otak, gemetaran, ketakutan dalam tidur, konjungtivitis, katarak, kudis, mata berair, mata bengkak, luka sariawan, koreng bintik-bintik, exophthalmos, pelebaran pupil mata, koreng di kepala, mengompol, mimisan, telinga bengkak, bisul, sinusitis, sakit gigi dan linu gigi geraham, pendarahan di rahim, encok, rambut rontok, rabies, dll. Keutamaan Siwak Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Kalau bukan karena memberatkan ummatku, pasti sudah kuperintahkan mereka bersiwak setiap kali hendak shalat.” (HR: Al Bukhari dan Muslim). “Bersiwak itu adalah cara mensucikan mulut dan mendapatkan keridhaan Allah.” (HR: Al Bukhari). Manfaat Siwak : Mengharumkan mulut, menguatkan gusi, menghilangkan dahak, mempertajam pandangan mata, menghilangkan gigi keropos, menyehatkan lambung, menjernihkan suara, membantu pencernaan, mempermudah bicara, memberi semangat dalam membaca, berdzikir dan shalat, mengusir kantuk , membuat Allah ridha, mengagumkan para Malaikat dan memperbanyak amal kebaikan. (Ibnul Qayyim). Keutamaan Minyak Zaitun Allah Azza wa Jalla berfirman : “…yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon Zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api…” (QS. An Nur:35). Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Konsumsilah minyak Zaitun dan gunakan sebagai minyak rambut, karena minyak Zaitun dibuat dari pohon yang penuh dengan berkah.” (HR: At Tirmidzi dan Ibnu Majah). “Gunakanlah minyak Zaitun sebagai lauk dan gunakanlah sebagai minyak rambut karena ia berasal dari pohon yang penuh dengan berkah.” (HR: Al Baihaqi dan Ibnu Majah). Manfaat minyak Zaitun : Mempercepat penyembuhan luka bakar, melindungi luka dari bakteri, mencegah rontoknya rambut, menghilangkan gatal-gatal, menurunkan kolesterol, menguatkan kandung empedu, menurunkan kadar gula/diabetes, menurunkan asam lambung, menghilangkan flek dan kerut wajah, melindungi dari bakteri, mencegah rontoknya rambut, memberikan vitamin pada kulit, mencegah kulit kering, melembutkan, menghaluskan, mengencangkan kulit, dll. Keutamaan Celak ( Batu Itsmid ) Dari Salim, dari ayahnya secara marfu’: “Gunakanlah Itsmid, karena Itsmid bisa menjernihkan pandangan mata dan menumbuhkan bulu mata.” (Diriwayatkan oleh At Tirmidzi dan Hakim, shahih dan disepakati oleh Adz Dzahabi). Sementara dalam kitab Abu Nu’aim ada tambahan “…menghilangkan kotoran.” (Riwayat Ath Thabrani dan Ibnu Abi Ashim dari Ali, dan sanadnya hasan). Dari Ibnu Abbas secara marfu’, bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Celak yang terbaik bagi kalian adalah itsmid. Karena itsmid dapat menjernihkan penglihatan dan menumbuhkan rambut.” (HR: At Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, dan Hakim. Dihasankan oleh Tirmidzi). Manfaat Celak : Menjaga kesehatan mata, memperkuat cahaya penglihatan, menjernihkan mata, memperlembut materi busuk yang ada dalam mata serta memaksannya keluar, penghias mata. Bila dipakai sebelum tidur, dapat menyelimuti kelopak mata, menenangkan mata dan memelihara kealamiannya. (Lihat Thibbun Nabawi oleh Ibnul Qayyim). Keutamaan Parfum (Wangi-Wangian) “Bahwasanya Rasulullah tidak pernah menolak wangi-wangian.” (Shahih Al Bukhari). Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Barangsiapa yang ditawari wewangian, janganlah ia menolaknya. Karena wewangian itu semerbak baunya namun ringan dibawa kemana-mana.” (Shahih Muslim). Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda “Dari dunia kalian, yang kusukai adalah wanita dan minyak wangi. Namun yang menjadi tambatan hatiku adalah shalat.” Manfaat wewangian : Disukai malaikat dan dibenci setan, disukai oleh ruh yang baik dan dibenci oleh ruh yang jelek, mengikuti sunah Rasulullah dan para Nabi, dapat membersihkan otak, jantung serta seluruh organ tubuh bagian dalam, menggembirakan hati, menyenangkan jiwa, memberi kesegaran ruhani, melambangkan kebersihan dan keindahan, dll. Keutamaan Gurah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Cara pengobatan yang terbaik buat kalian adalah bekam dan qisth laut. Janganlah kalian menyiksa anak-anak kalian dengan membiarkan mereka terkena penyakit udzrah.” (Hadits Shahih, dalam Thibbun Nabawi oleh Ibnul Qayyim). “…Celaka kalian. Janganlah kalian bunuh anak-anak kalian. Wanita manapun yang anaknya terkena penyakit udzrah atau sakit di kepalanya hendaknya mencari qisth India, dicampur dengan air lalu digunakan sebagai gurah.” (HR: Ahmad, Hakim, Abu Ya’la, dan Al Bazzar. Rawi-rawinya shahih). Qisth laut ada dua macam, Qisth India dan Qisth Cina. Jenis ini merupakan obat kuno yang senantiasa dipergunakan di India hingga saat ini untuk mengobati pusing, flu dan sebagian penyakit asma dengan cara menggurah. Udzrah adalah sejenis penyakit yang menyerang tenggorokan akibat darah yang bergejolak. Gurah adalah sejenis obat yang diteteskan ke dalam hidung. Terkadang berasal dari satu jenis dan terkadang merupakan ramuan. Baru kemudian digunakan bila diperlukan. Caranya adalah dengan dicekokkan ke dalam hidung seseorang dengan berbaring, sehingga obat gurah itu bisa langsung masuk ke otak, lalu penyakitnya akan dikeluarkan melalui bersin atau semburan hidung. (Lihat kitab Thibbun Nabawi oleh Ibnul Qayyim). Manfaat Gurah : Dapat mengeluarkan lendir kotor, kuman penyakit, racun (kopi, rokok, alcohol, nikotin, dll), membersihkan saluran pernafasan, pencernaan dan darah, membuat suara menjadi keras, nyaring, panjang, merdu, halus, bersih, dll. Juga dapat menambah volume paru-paru, memanjangkan nafas, menyembuhkan penyakit TBC, Asma, sesak nafas, mengguk, sakit kepala, migraine, pusing, stress, Flu, pilek, alergi debu, dll. Keutamaan Kurma ( AJWAH ) Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Barangsiapa yang mengkonsumsi tujuh butir kurma Ajwah di pagi hari (dalam riwayat lain : tujuh butir kurma Al Aliyyah), pada hari itu ia tidak akan terganggu oleh racun ataupun sihir.” (Hadits Shahih riwayat Al Bukhari dan Muslim). Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda “Kurma Ajwa itu berasal dari surga. Ia adalah obat dari racun, seperti jamur truffle, airnya adalah obat penyakit mata.” (HR: An Nasa’i, dan ibnu Majah dari Jabir dan Abu Said). Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Rumah yang tidak ada kurma di dalamnya, akan membikin lapar penghuninya.” (Hadits Shahih, lihat kitab Thibbun Nabawi oleh Ibnul Qayyim). Manfaat Kurma : Memiliki kandungan hormonoxotosine yang dapat membantu proses persalinan, mengandung hormone extrogene yang memiliki fungsi krusial untuk membantu kerja khusus setiap anggota tubuh yaitu : tulang, payudara, kulit, mulut rahim, horman FSH, pembentukan tubuh yang yang mengurangi kerapuhan tulang, menyeimbangkan ion dan garam dalam tubuh, membantu produksi spermatozoid bagi laki-laki, menyeimbangkan kolesterol, membersihkan rahim, dll. Keutamaan Susu / ASI “Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum daripada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya.” (QS. An Nahl: 66). “(Apakah) perumpamaan (penghuni) surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tiada berubah rasanya…” (QS. Muhammad : 15). “Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh…” (QS. Al Baqarah: 233). Keutamaan ASI daripada air susu lainnya : ASI lebih bersih dan steril, tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas, tidak rusak meski disimpan dalam waktu yang cukup lama (dalam tetek ibunya), sesuai lambung sang anak yang menyusu, memberikan antibody bagi anak, mencegah kegemukan bagi anak dan ibunya, menumbuhkan ikatan batin dan kasih sayang antara anak dan ibunya, dll. Keutamaan susu kambing, sapi dan unta : Mengandung vitamin A, vitamin D, Choline, Calcium, Phosphate. Bahan tersebut sangat berguna bagi pertumbuhan fisik dan kesehatan badan. Kuitamaan Hinna ( INAI / PACAR ) Diriwayatkan oleh Al Bukhari dan Abu Dawud, bahwa setiap kali ada orang yang datang menemui Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam dan menceritakan sakit di kepalanya, pasti beliau bersabda : “Bekamlah!” Dan setiap kali orang menceritakan sakit di kakinya kepada beliau, beliau berkata: “Gunakan inai untuk membalutnya.” (HR: Abu Dawud, At Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad, Al Hakim, Al Bukhari dalam Tarikh-nya). Nabi pernah terkena penyakit pusing sehingga terpaksa melumuri kepalanya dengan inai. Beliau bersabda: “Insya Allah, obat ini berkhasiat menghilangkan pusing.” (HR: Ibnu Majah, masih disangsikan keshahihannya). Manfaat inai: Memperindah, mengkilatkan, mewarnai jari-jari, kuku, rambut, kulit, menumbuhkan dan menguatkan rambut, menghilangkan jerawat di kaki, betis dan seluruh tubuh, menyembuhkan koreng, cacar air, sakit pinggang, luka bakar, pusing/sakit kepala, migraine, dll. Keutamaan Jahe Allah Azza wa Jalla berfirman: “Di dalam surga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah jahe.” (QS. Insan: 17). Dari Abu Sa’id Al Khudri bahwa ia menceritakan: “Raja Romawi pernah menghadiahkan kepada Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam satu karung jahe. Beliau memberikan kepada setiap orang satu potong untuk dimakan, dan aku juga mendapatkan satu potong untuk kumakan.” (HR: Abu Nu’aim dalam kitab Ath Thibb An Nabawi). Manfaat Jahe: Dapat menghangatkan tubuh, membantu pencernaan, melunakkan makanan, mengatasi penyumbatan lever, mengatasi angin duduk, menambah hormone, menghilangkan dahak, menambah daya hafal, mengharumkan bau mulut, meningkatkan gairah seksual, menghambat ejakulasi dini, menguatkan fungsi paru-paru, menghilangkan pegel dan linu-linu, menghilangkan mual dan kembung, mencegah batuk, pilek, asma dingin, melancarkan buang air besar/kecil.

Anugrah Terbaik Adalah Sabar then Allah will make him patient. There is no gift that is better and more comprehensive than patience.” Source: Ṣaḥīḥ al-Bukhārī 1400


Anugrah Terbaik Adalah Sabar then Allah will make him patient. There is no gift that is better and more comprehensive than patience.” Source: Ṣaḥīḥ al-Bukhārī 1400 -- Abu Sa’eed Al-Khudri reported: Some people from the Ansar asked the Messenger of Allah, peace and blessings be upon him, and he gave them. Then they asked for charity again and he gave them. Then they asked again and he gave them until all he had was gone. The Prophet said, “If I had anything, I would not withhold it. Whoever refrains from asking others, then Allah will make him content. Whoever would be independent, then Allah will make him independent. Whoever would be patient, then Allah will make him patient. There is no gift that is better and more comprehensive than patience.” Source: Ṣaḥīḥ al-Bukhārī 1400 Grade: Sahih (authentic) according to Al-Bukhari عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ إِنَّ نَاسًا مِنْ الْأَنْصَارِ سَأَلُوا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَعْطَاهُمْ ثُمَّ سَأَلُوهُ فَأَعْطَاهُمْ ثُمَّ سَأَلُوهُ فَأَعْطَاهُمْ حَتَّى نَفِدَ مَا عِنْدَهُ فَقَالَ مَا يَكُونُ عِنْدِي مِنْ خَيْرٍ فَلَنْ أَدَّخِرَهُ عَنْكُمْ وَمَنْ يَسْتَعْفِفْ يُعِفَّهُ اللَّهُ وَمَنْ يَسْتَغْنِ يُغْنِهِ اللَّهُ وَمَنْ يَتَصَبَّرْ يُصَبِّرْهُ اللَّهُ وَمَا أُعْطِيَ أَحَدٌ عَطَاءً خَيْرًا وَأَوْسَعَ مِنْ الصَّبْرِ 1400 صحيح البخاري كِتَاب الزَّكَاة بَاب الِاسْتِعْفَافِ عَنْ الْمَسْأَلَةِ Dari Abi Sa'I'd Al Khudri Rodhiallahu Anhu; Sesungguhnya kaum anshor datang meminta kepada Baginda Nabi Muhammad SAW sesuatu yang Ada pada Beliau, lalu Beliau memberikannya. Kemudian kaum anshor meminta lagi, Dan beliaupun memberikannya lagi, SEHINGGA tidak tersisa sesuatupun dihadapan Beliau. Maka Nabi Muhammad SAW Bersabda; Tidak tersisa sedikitpun kebaikan dihadapanku, maka Sekali-kali tidak akan Aku SIA-siakan untuk kalian. Dan Barang siapa Dan Barang siapa Merasa puas maka Allah akan memberikan kepauasan kepadanya. Dan barang siapa Merasa cukup maka Allah akan mencukupkannya. Dan Barang siapa Merasa bersabar maka Allah akan memberikan kesabaran. Dan tidak anugrah terbaik Dan yang paling luas, selain kesabaran. Shohih Muslim

Rasulullah SAW bersabda, “Setiap manusia keturunan Adam diciptakan di atas 360 persendian.


Keajaiban Hadits 360 Tulang Persendian Manusia Imam muslim neriwayatkan dari Sayyidah Aisyah r.a. bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Setiap manusia keturunan Adam diciptakan di atas 360 persendian. Barang siapa yang bertakbir, bertahmid, bertahlil, bertasbih, dan beristighfar kepada Allah, menyingkirkan batu, atau duri atau tulang dari jalan, memerintahkan kepada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran sejumlah persendian itu maka ia telah berjalan menjauhi api neraka,”(H.R. Muslim, Kitab al-Zakat, hadis No. 1675). Coba gerakkan siku tangan dan lutut kaki Anda dengan gerakan menekuk! Apakah dapat digerakkan dan tertekuk? Lalu mengapa bisa terjadi demikian? Jika Anda perhatikan, pada anggota badan yang tertekuk tersebut ada dua tulang yang saling dihubung-kan. Itulah yang dimaksud persendian. Menurut Prof. Dr. Zaghlul Raghib al-Najjar (Buku Induk Mukjizat Ilmiah Hadis Nabi: 196-203), secara harfiah sendi berarti tulang jari dan seluruh telapak tangan. Kadang-kadang kata ini dipergunakan untuk menyebut seluruh tulang dalam tubuh dan persendiannya. Adapun yang dimaksud sendi adalah titik pertemuan antartulang. Mayoritas persendian bisa bergerak (diartrosis) meskipun sebagian lagi bersifat statis, seperti sendi tengkorak. Persendian atau dalam Bahasa Arab “al-sulama” yang dimaksudkan dalam hadis di atas adalah persendian yang memungkinkan tulang bergerak secara luwes (sendi diartrosis). Ungkapan Rasulullah yang menyebut dengan tegas jumlah persendian sebanyak 360 merupakan sesuatu yang sangat menakjubkan. Bagaimana tidak, pada zaman ketika tidak ada satu pun ilmu pengetahuan yang secara khusus membahas anatomi tubuh manusia, jumlah tulang dan persendiannya, di tengah masyarakat primitif yang belum mengenal ilmu pengetahuan, penelitian dan kodifikasi, Rasulullah SAW mengungkapkan hadis yang luar biasa ini. Tidak hanya manusia di zaman lalu, bahkan manusia saat ini pun, yang hidup di abad 21, abad kemjuan sains dan teknologi, tidak mengetahui secara pasti jumlah tulang dan persendian manusia. Beberapa ensiklopedia internasional pun menghindari penyebutan jumlah tulang dan persendian secara detail. Ensiklopedia Britanica, misalnya, mengelompokkan tulang dan persendian manusia ke dalam tiga kelompok besar (yakni, Rangka Poros, Rangka Dalam, dan Rangka Tepi).Ensiklopedia Hathchinson yang terbit pada 1995 pun menyatakan bahwa jumlah tulang dalam kerangka tubuh manusia hanya 206. Namun, Dr Hamid Ahmad Hamid dalam bukunya “Rihlah al-Iman fi Jism al-Insan” atau “Wisata Iman dalam Tubuh Manusia” menyebutkan bahwa jumlah keseluruhan persedian tulang manusia adalah 360 sebagaimana disebutkan dalam hadis Rasulullah SAW. Ia merinciankan sebagai berikut ini. Tulang Belakang yang meliputi 148 persendian: 25 sendi antara tulang-tulang belakang, 72 sendi antara tulang-tulang belakang dan rusuk, dan 50 sendi antara tulang-tulang belakang melalui tonjolan-tonjolan kecil samping. Tulang Dada yang meliputi 24 persendian: 2 sendi antara tulang dada dan rongga dada, 18 sendi antara tulang-tulang dada dan kepala, 2 sendi antara tulang-tulang selangka dan belikat, serta 2 sendi antara tulang-tulang belikat dan dada. Tulang tubuh bagian atas mencakup 86 persendian: 2 sendi antara tulang-tulang bahu, 6 sendi antara tulang-tulang siku, 8 sendi antara tulang-tulang pergelangan tangan, dan 70 sendi antara tulang-tulang tangan. Tulang tubuh bagian bawah mencakup 90 persendian: 2 sendi paha, 6 sendi antara tulang-tulang dua lutut, 6 sendi antara tulang-tulang pergelangan kaki, 74 sendi antara tulang-tulang telapak kaki, dan 4 sendi antara tulang-tulang lutut. Tulang tubuh bagian dalam mencakup 11 persendian: 4 sendi antara tulang-tulang ekor, 6 sendi antara tulang-tulang pinggul, dan 1 sendi pada sambungan tulang alat vital. Jumlah seluruhnya 146 + 24 + 86 + 92 + 11 = 360 sendi. Kerangka tulang manusia meliputi sekumpulan tulang yang berfungsi untuk menopang tubuh, memberi bentuk, menjaga anggota tubuh yang lunak dan sensitif, serta memberikan permukaan yang kokoh tempat melekatnya otot. Jika Allah SWT tidak menganugerahkan sistem persendian, sehingga tulang-tulang keras dapat bergerak luwes, niscaya manusia tidak mampu bergerak sama sekali. Dan jika salah satu sendi mengalami kerusakan, manusia akan merasakan sakit yang luar biasa dan ia akan mengalami kesulitan dan permasalahan. Karena itu, Rasulullah SAW mewasiatkan pentingnya bersyukur kepada Allah SWT. Setiap kali matahari terbit, setidaknya sejumlah tulang persendian tubuh. Manusia tetap harus bersyukur meskipun syukur, zikir, dan sedekah yang kita lakukan tidak akan mencukupi makna syukur atas 1 dari 360 sendi yang telah Allah ciptakan dalam tubuh kita. Pertanyaan yang kemudian mencuat, siapakah yang mengajari Rasulullah SAW bahwa manusia diciptakan atas 360 sendi? Siapkah yang bisa membantunya memahami misteri seperti ini? Jawabannya hanya Allah. Hanya Dia satu-satunya yang telah mewahyukan kepada Rasulullah pengetahuan yang melampaui pengetahuan manusia. Semua itu membuktikan kenabian dan kerasulan Muhammad SAW. Semoga shalawat, salam dan berkah selalu tercurah kepadanya, keluarganya, sahabat-sahabatnya, serta orang yang mengikuti petunjuknya dan berdakwah menyebarkan ajarannya sampai hari kiamat. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

sitgmatisasi buruk terhadap umat Islam Indonesia kini dibersihkan oleh Ashin Wirathu.


GENOSIDA ROHINGYA: CURHAT KAUM BERJUBAH, BERJANGGUT, BERSORBAN By Asyari Usman Kemarin, lima orang yang berpenampilan “serba menakutkan” menyapa saya. Salah seorang di antara mereka berkata, “Pak, boleh kita berdiskusi sebentar?” “Boleh, silakan,” jawab saya. Saya istilahkan “serba menakutkan” karena masih banyak orang di negeri ini yang mendahulukan sangka buruk ketika berpapasan atau berjumpa laki-laki muslim yang berjubah, berjanggut, dan bersorban. Sebetulnya, sangkaan buruk itu tertuju kepada kaum muslimin secara keseluruhan. Baik yang berjubah dan bersorban, maupun yang berpenampilan biasa saja. === Saya agak heran, semula mereka mengajak saya berdiskusi. Tapi, akhirnya menjadi curhat “satu arah”. Saya sepertinya disuruh mendengarkan saja apa yang mereka tumpahkan. Berikut ini saya rangkumkan curhat mereka itu. === Alhamdulillah, pembantaian sadis terhadap warga muslim Rohingya oleh para teroris-ekstremis berpenampilan orang Budha di Myanmar, membuat kami di Indonesia bangga berjubah. Bangga berjanggut. Dan bangga bersorban. Kami bangga karena kami tak sampai seperti mereka. Bahkan, tak berniat sedikit pun untuk menyakiti saudara setanah air kami yang beragama lain, termasuk agama Budha. Padahal, banyak orang yang menyangka kami ini seram, sangar, bengis. Selain itu, kami bangga berjubah, berjanggut dan bersorban, karena selama ini Tuan Guru Bangsa, Prof Syafii Maarif, sangat tidak suka dengan orang yang berpenampilan seperti kami ini. Beliau itu mengatakan kami “Preman Berjubah”. Tidak sekali-dua beliau ucapkan itu. Kalau beliau diundang untuk berceramah, biasanya kebenciannya terhadap orang yang berjubah akan menjadi salah satu “the best quote of the speech” di dalam rangkaian ceramah beliau. Alhamdulillah, yang kami lakukan selama ini tidaklah seburuk yang diduga oleh Tuan Guru. Belum pernah kami lukai saudara setanah air kami, baik umat Budha maupun umat agama lainnya karena “kepremanan” kami. Kalau pun ada di antara kami yang bertindak tegas untuk mencegah perbuatan maksiat, sesungguhnya itu kami lakukan tanpa menyentuh fisik para pemilik tempat maksiat. === Saya biarkan saja mereka mengeluarkan uneg-unegnya. Siapa tahu, mereka memang sudah lama ingin menyampaikan perasaan secara terbuka. Mereka pun melanjutkan curhat. === Sewaktu kami laksanakan aksi-aksi damai di Jakarta tempohari, kami merasa sedih karena orang-orang yang tak suka Islam menuding kami tidak toleran. Menuding kami anti-keberagaman. Melecehkan aksi kami sebagai demo yang berjilid-jilid. Meskipun kami lakukan dengan tertib, dengan biaya sendiri, dan tanpa merusak suasana sekitar. Tetapi, Alhamdulillah setelah genosida di Myanmar terajadi, terasalah bahwa kami masih memiliki perikemanusiaan ketimbang para pembantai Rohingya yang mengaku diri sebagai biksu. Terasa bahwa aksi-aksi yang diikuti umat Islam yang berjubah-berjanggut tempohari, jauh lebih mulia dibandingkan penyiksaan, pembacokan, pemerkosaan yang dilakukan terhadap warga Rohingya oleh para pelaku yang mengenakan pakaian umat Budha. Yang tak berjanggut dan tak bersorban. Alhamdulillah, kami belum pernah melakukan pembakaran manusia hidup-hidup. Belum pernah membunuh wanita dan anak-anak yang sedang melarikan diri, dalam keadaan tak berdaya. Belum pernah melukai siapa-siapa. Terakhir, kami yang berjubah, yang bersorban, dan yang berjanggut ini ingin memberikan jaminan kepada umat Budha sebagai saudara se tanah air, bahwa Anda tidak akan kami samakan dengan Ashin Wirathu dan gerombolan terornya di Myanmar, yang telah banyak membantai warga muslim tanpa ampun. Yang tega membakar hidup-hidup orang Rohingya yang tak bersenjata. Yang kebenciannya terhadap Islam dan umat Islam begitu meluap-luap. Yang belas kasihannya habis terbakar bersama jasad anak-anak dan wanita lemah di kampung-kampung mereka di Provinsi Rakhine. Kami tidak akan menyamakan umat Budha Indonesia dengan Ashin Wirathu, sebagaimana pimpinan teroris ini menyamaratakan pejuang bersenjata Rohingya dengan warga sipil biasa. === Itulah isi curhat lima orang berjubah, bersorban, dan berjanggut kepada saya, kemarin. Mata mereka berkaca-kaca; bersyukur karena sitgmatisasi buruk terhadap umat Islam Indonesia kini dibersihkan oleh Ashin Wirathu. Mereka juga bersyukur karena labelisasi “Preman Berjubah” oleh Tuan Guru Bangsa, Syafii Maarif, telah dicabut juga oleh ketua teroris yang membuat jelek ajaran Budha itu. === (Penulis adalah wartawan senior)